Minggu, 20 Januari 2013

Contoh Proposal Pendirian Usaha

Diposting oleh ZegyVioletaP di 22.42 2 komentar

1.     LATAR BELAKANG


         Saat ini kebutuhan masyarakat menengah akan tempat berkumpul santai sambil mendapatkan informasi dari internet, sangatlah jarang terdapat di daerah – daerah pinggiran kota. Konsep warnet yang sudah menjamur saat ini sangatlah kaku dan monoton serta tidak berbeda jauh dari satu warnet ke wanet lain. Terdapat bilik – bilik dan terkesan sangat membosankan. Melihat peluang tersebut, maka kami berencana untuk membuat usaha warnet yang memiliki design elegan, santai, dinamis, unik dan futuristik sehingga cocok untuk dijadikan tempat bekumpul segala lapisan masyarakat.


2.     MAKSUD dan TUJUAN


       Maksud dan tujuan pendirian usaha warnet tersebut adalah agar masyarakat dapat lebih dekat dengan teknologi yang saat ini telah berkembang dengan cepat, lebih khususnya Internet. Adapun cakupan tujuannya adalah sebagai berikut:
       a) Tujuan Sosial
           - Menyediakan informasi dan hiburan bagi masyarakat sekitar
           - Sebagai tempat berkumpul dengan komunitas / kerabat di waktu senggang.
       b) Tujuan Komersial
           - Untuk mendapatkan keuntungan.
           - Lahan berwirausaha dan berinovasi


3.   KEBUTUHAN SDM
       
      Kebutuhan SDM untuk warnet tidaklah banyak seperti beberapa sektor usaha lainnya. Berikut ini adalah daftar SDM yang diperlukan untuk pembuatan warnet secara umum:
         - Konsultan warnet
         - Tenaga ahli networking
         - Tenaga ahli komputer

Dari beberapa komponen diatas kami dapat mengeliminasi 3 SDM dan akan kami tangani sendiri sehingga menghemat anggaran.


4.    NAMA USAHA


     Usaha yang akan dijalankan akan diberi nama “FUNNET”, nama tersebut kami ambil dari konsep warnet yang akan dijalankan yaitu warnet dengan nuansa yang fun untuk berkumpul.


5.     RENCANA LOKASI USAHA

         Dalam mencari lokasi usaha kami memiliki beberapa parameter untuk mendapatkan jawaban apakah lokasi tersebut cocok atau tidak, diantaranya :

       
1. Mobilitas
         Mobilitas dalam artian yang kami maksudkan adalah kegiatan yang sering di lalui di depan tempatg usaha. Dengan mobilitas yang tinggi , maka akan memungkinkan FUNNET mulai ‘dilirik’ dan diketahui oleh pengunjung yang ingin menghabiskan waktunya di tempat ini.


2. Akses jalan utama dan area parkir yang memadai
          Dengan mempertimbangkan akses jalan utama , maka akan memudahkan pengunjung untuk datang ke FUNNET. Area parkir pun harus dibuat pas dengan perkiraan jumlah pengunjung yang datang sehingga kenyamanan parkir dapat dijamin.


3. Jumlah pesaing
       Dengan memilih daerah yang memiliki jumlah pesaing yang sedikit, maka peluang kami untuk menjangkau konsumen akan semakin besar.


4. Di daerah pemukiman padat
      Semakin banyak jumlah penduduk yang ada di sekitar warnet semakin memperbesar peluang mendatangkan pengunjung.


5. Dekat pusat keramaian
          Keuntungan dengan posisi warnet yang dekat dengan pusat keramaian atau tempat berkumpul banyak orang misalnya sekolah, masjid, kantor pemerintah, pasar dan lain-lain. Salah satu keuntungannya adalah menghemat biaya promosi, karena banyak orang yang mengetahui keberadaan warnet.


6. Keamanan
        Keamanan merupakan hal utama dalam membuka bisnis, sehingga sebelum membuka warnet, dilakukan survei tingkat kriminalitas di wilayah tersebut.


7. Kebersihan
       Kebersihan merupakan faktor penting penentu keberhasilan usaha warnet ini, dengan konsep fun yang kami gadang-gadangkan akan menjadi timpang apabila lingkungan dalam dan luar warnet tidak bersih.


8. Area bebas banjir
         Mengingat usaha yang akan kami jalankan adalah warnet yang berhubungan langsung dengan perangkat elektronik, maka area yang bebas banjir juga merupakan hal vital yang harus terpenuhi.


6.      TARGET PELANGGAN


      Target pelanggan utama kami adalah masyarakat yang memiliki usia < 40 tahun dimana pada usia tersebut mereka banyak yang membutuhkan akses internet yang cepat untuk mengerjakan tugas kuliah, sekolah, ‘nongkrong’ , berkumpul dengan komunitas , meeting , hang out dan lain-lain. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk pelanggan yang memiliki usia di atas 40 tahun sebagai tempat untuk bersantai dan melepas kepenatan.


7.    JENIS USAHA

       Jenis usaha yang direncanakan selain warnet dan kafe itu sendiri, sesuai dengan SDM yang kami punya adalah :
        1.Internet Lounge / Warnet
        2.Kafe
        3.Digital printing
        4.Service komputer
        5.Penjualan voucher pulsa handphone
Target kami adalah melayani pelanggan dengan konsep full service serta membuka cabang – cabang baru dengan konsep yang berbeda namun tidak mengurangi kenyaman pelanggan di setiap cabangnya.


8.    KEUNGGULAN KAMI
         
Berbeda dengan warnet di tempat – tempat lain , kami memiliki beberapa keunggulan diantaranya :
  • Semua instalasi software, jaringan LAN, router dan proxy server dapat kami lakukan sendiri, dengan    demikian tidak perlu menganggarkan dana untuk jasa dari pihak ketiga
  • Konsep dari warnet yang akan kami buat berbeda dari para pesaing, dan masih sangat jarang dijumpai bahkan di perkotaan.
  • Harga yang kami tawarkan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, akan tetapi kualitas pelayanan diberikan secara maksimal dan memuaskan.
  • Ada fasilitas kafe dan tempat bersantai yang cukup luas.
  • Full instrument music sehingga pengunjung dapat merasa tenang dan nyaman.

9.   RINCIAN MODAL DAN PREDIKSI “BREAK EVEN POINT”
       
Berikut ini merupakan perhitungan modal yang diperlukan untuk memulai usaha FUNNET :

  1. Sewa ruko pertahun Rp 20.000.000,00
  2. 10 Komputer Client (Rp 4.000.000,00 @Komputer) Rp 40.000.000,00
  3. 1 Buah Komputer Server Rp 5.000.000,00
  4. Desain dan Properti Ruangan Rp 15.000.000,00
  5. Properti Dapur dan bahan baku Rp 10.000.000,00
  6. Intalasi jaringan, tower, kabel dan paket internet providerRp 6.000.000,00
  7. Biaya Listrik dan Air Rp 1.000.000,00
  8. Biaya spanduk dan advertising Rp 1.000.000,00
  9. 8 Orang Tenaga Kerja Rp 2.000.000 @ orang Rp 16.000.000,00

Total modal yang dibutuhkan Rp124.000.000,00

Sedangkan berikut ini merupakan perhitungan pemasukan yang akan didapat dan kemungkinan break even point pada usaha ini :

  1. Pendapatan warnet dari tiap PC dengan asumsi tarif Rp. 5.000 / jam dan penggunaan selama 10 jam perhari (Rp. 5.000 x 10 jam x 10 PC x 30 hari) Rp. 15.000.000.00
  2. Pendapatan / laba bersih dari kafe setiap bulan Rp. 5.000.000.00
  3. Laba bersih dari digital printing dan service komputer sebulan Rp. 3.000.000.00
Total Laba setiap bulan Rp. 23.000.000.00


Kemungkinan Break Even Point dalam :
124.000.000 / 23.000.000 = kurang lebih 5,4 – 8 bulan dengan asumsi pendapatan stabil , fluktuasi pendapatan tidak berbeda jauh dan beban penyusutan modal kurang lebih 2,5% - 10% pertahun.


10.    TENAGA KERJA

  1. 1 orang Admin
  2. 1 orang Shop Keeper
  3. 2 orang Waitress
  4. 2 orang Operator
  5. 2 orang Koki / chef


11.     RENCANA KERJA
  1. Jangka Pendek. Untuk perencanaan jangka pendek kami mencoba mempromosikan “COZZY’NET” kepada masyarakat luas beserta fasilitas didalamnya. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 1-3 bulan.
  2. Jangka Menengah. Perencanaan jangka menengah, kami mencoba untuk mengumpulkan masukkan dari konsumen tentang pelayanan kami dan mencoba untuk memenuhi permintaan konsumen yang dianggap masih kurang. Kemudian akan menambah perangkat tambahan seperti headset mic pada setiap PC, menambah sofa atau properti lain untuk fasilitas hang-out dan menu makanan – minuman lain untuk memanjakan pengunjung. Membutuhkan waktu sekitar 3 bulan sampai 1 tahun.
  3. Jangka Panjang. Jika mendapat respon dan tanggapan positif dari konsumen dimungkinkan kami akan membuka satu fasilitas tambahan yaitu lapangan futsal dan menjual accessoris komputer dan ponsel seperti kabel , memori , monitor , dan lain - lain. Perencanaan ini kami patok untuk jangka 1 tahun ke depan.


12.     HAMBATAN dan SOLUSI
 
Ada beberapa kemungkinan hambatan yang mungkin terjadi dalam pemasaran “FUNNET", diantaranya:

  1. Kurangnya minat dari masyarakat tentang hal baru (gabungan dari warnet dan kafe)
  2. Ada beberapa kerusakan komputer dan jaringan
  3. Kerusakan fasilitas yang dilakukan karena kelalaian konsumen
  4. Peraturan Pemerintah tentang Izin Pembukaan Usaha yang khusus
  5. Keamanan Tempat


      Solusi yang dilakukan untuk meminimalisir hambatan tersebut antara lain: kami akan mempromosikan usaha kami dengan membuat pamflet dan membagikan brosur di beberapa tempat (dan jika perlu diiklankan). Untuk kerusakan komputer tiap minggu dimungkinkan diadakannya maintenance komputer. Dari sisi keamanan kami akan menambah fasilitas tambahan yaitu “CCTV” dan menambah satu orang untuk menjaga keamanan. Sebaik mungkin kami akan memenuhi syarat dari hak usaha yang diberikan pemerintah.

Sabtu, 08 Desember 2012

Aspek Pemasaran dan Keuangan

Diposting oleh ZegyVioletaP di 21.10 0 komentar

Aspek Pemasaran

Aspek pemasaran adalah kunci dari keberhasilan sebuah perusahaan. Jika permintaan terhadap suatu produk atau jasa yang dibuat kurang memadai maka seluruh kegiatan pada aspek-aspek yang lain tidak akan terwujud. Jika propek permintaan terhadap permintaan produk lebih kecil dari penawarannya, maka sistem produksi terhadap produk tersebut tidak layak dilaksanakan. 

Perkembangan permintaan pasar dapat diduga melalui perubahan pendapatan, selera dan tingkah laku konsumen dalam membeli barang dan jasa tersebut.   


A. Produk Jasa Yang Ditawarkan
  Spesifikasi produk yang akan dibuat serta sasaran pasarnya harus terurai dengan jelas. Uraian spesifikasi produk yang jelas akan memudahkan dalam menghitung kebutuhan bahan baku yang digunakan. Sementara itu segmen pasar dan target pasar yang jelas akan membantu dalam penyusunan program pemasaran.


B. Perkembangan Permintaan dan Prospeknya
    Perkembangan permintaan dan prospek pasar terhadap suatu produk sangat perlu diketahui. Untuk mendapatkan hal tersebut harus dilakukan penelitian pasar melalui perkembangan penjualan produk atau jasa sejenis yang dipublikasikan dalam berbagai laporan dan penelitian lapangan tentang selera atau keinginan terhadap produk.


C.  Perkembangan Penawaran dan Prospeknya
     Informasi tentang perkembangan penawaran dapat diamati dengan volume produksi atau melalui kapasitas produksi terpasang perusahaan sejenis yang sudah ada dipasar.


D.  Market Space dan Market Share
     Kelebihan volume permintaan terhadap penawaranya menunjukkan ruang pasar yang dapat dipenuhi.

E.  Program Pemasaran
   Program pemasaran disusun berdasarkan target pasar dan pangsa pasar yang akan dikuasai. Rencana pemenuhan pangsa pasar disusun berdasarkan program pemasaran yang lebih rinci meliputi volume penjualan, kebijakan harga jual, sistem pembayaran, sistem distribusi, dan kegiatan promosi yang digunakan.



Aspek Keuangan

Aspek keuangan adalah sumber dari semua aspek. Ini dikarenakan keuangan merupakan implikasi dari seluruh program proyek yang harus diperhitungkan. Berbagai hal yang menyangkut keuangan perlu dibahas mulai dari awal perencanaan, periode persiapan, pelaksanaan pembangunan proyek dan periode operasi ketika usaha berjalan. dapat dibedakan menjadi dua, yaitu Periode Pra-operasi dan Periode Operasi.
   

A. Biaya Pra-operasi

    Pembangunan sebuah usaha perlu diawali dengan pembuatan gagasan, penelitian tentang produk, pasar dan aspek-aspek lain yang perlu dipertimbangkan agar dapat diambil sebuah keputusan. Guna keperluan tersebut mempunyai konsekuensi biaya yang harus dikeluarkan kita sebut biaya pra-operasi. Penggunaan biaya tersebut keperluan penelitian, perencanaan, studi kelayakan, perancangan (design), biaya konsultan dan biaya pemasaran sebelum produk siap diluncurkan ke pasar.

B. Rencana Kebutuhan Investasi
    Biasanya diperhitungkan diawal perencanaan usaha yang meliputi seluruh pengeluaran pembangunan proyek dengan dikelompokkan :

   1.  Biaya pembangunan Fisik (Harta Tetap)
Biaya pembangunan fisik adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan sarana dan prasarana seluruh kebutuhan proyek yang meliputi pembelian tanah, pembangunan gedung, pembelian mesin-mesin, alat kantor, furnitur dan kendaraan.

   2.  Biaya-biaya Trial Run
    Trial Run adalah uji coba kelancaran operasi seluruh unit produksi hingga terwujudnya sebuah produk yang akan dipasarkan. Kegiatan tersebut membutuhkan waktu tertentu yang membutuhkan biaya antara lain beli bahan baku, bahan bantu lainnya, honor tenaga kerja, beli bahan bakar dan lain-lain sehingga tampak kegiatan pabrik beroperasi sepenuhnya. Produk yang dihasilkan bukan untuk dijual secara profit akan tetapi untuk keperluan evaluasi mutu, perbaikan design dan promosi awal. Apabila produk sudah dapat dijual maka pendapatannya masuk pada perhitungan biaya trial run. Sisa produk yang dihasilkan dalam trial run dapat dijadikan persediaan awal barang jadi pada awal periode operasi. Biaya trial run bisa dimasukkan sebagai harta tak berwujud akan disusutkan dalam waktu tertentu.

3.  Modal Kerja
   Yang dimaksud modal kerja adalah dana yang dibutuhkan untuk operasi perusahaan sehari-hari dalam membuat produk yang meliputi kebutuhan dana yang tertanam lancar dalam bentuk piutang usaha, persediaan bahan baku, bahan dalam proses, barang jadi, bahan bakar dan bahan bantu produksi lainnya. Termasuk sejumlah kas minimum untuk kebutuhan tak terduga atau transaksi.




C. Sumber Dana
    Digunakan untuk belanja. Usaha bisa berasal modal sendiri atau pinjaman dari bank.


     1.  Modal Sendiri

Yang dimaksud modal sendiri adalah modal yang dimiliki oleh pemegang saham, yang dinyatakan dalam akte pendirian perusahaan. Umumnya jumlah dana yang tercantum dalam akte pendirian tersebut masih jauh dari cukup untuk antisipasi kebutuhan dana investasi keseluruhan.  

Sumber Dana Pembelanjaan Harta Tetap       
               
Sumber Dana    Porsi    Barang Modal       
Pinjaman Bank    60%    450.000.000        
Modal Sendiri    40%    300.000.000
                                    750.000.000      

    2.   Pinjaman

Guna penguatan kebutuhan modalkerja dan membeli harta tetap dibutuhkan pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Ketentuan besaran pinjaman, periode penarikan, cicilan, tingkat bunga, jatuh tempo pelunasan dan biaya administrasi lainya dicantumkan dalam perjanjian kontrakkredit yang disepakati antara pihak perusahaan dan bank.

D.  Proyeksi Harga Pokok Produksi/ Penjualan

     Proyeksi harga pokok penjualan harus didukung oleh volume proyeksi dan volume penjualan. Biaya produksi per unit adalah total biaya produksi dibagi dengan volume produksi. Sedangkan harga pokok penjualan per unit adalah total harga pokok penjualan dibagi dengan volume penjualan. 


E.   Proyeksi Rugi-Laba

      Proyeksi rugi-laba adalah gambaran keuntungan operesasi usaha beberapa tahun kedepan. Untuk membuat proyeksi rugi-laba harus dihitung terlebih dahulu proyeksi nilai penjualan, biaya produksi dan biaya operasi. Biaya operasi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan operasional kantor dan pemasaran produk. Biaya-biaya produksi dan operasi dapat pula dikelompokkan ke dalam biaya variabel dan biaya tetap.


F.  Proyeksi Arus Kas
    Proyeksi arus kas bergna untuk penyusunan proyeksi neraca. Arus kas merupakan catatan atas penerimaan (arus kas masuk) dan pengeluaran (arus kas keluar) kas dalam satu periode. Sedangkan selisih antara keduanya (masuk dan keluar) disebut arus kas bersih.


Sabtu, 03 November 2012

Bentuk Usaha dan SDM (Sumber Daya Manusia)

Diposting oleh ZegyVioletaP di 10.54 0 komentar
A. Bentuk Usaha

Definisi bentuk usaha secara umum adalah sebuah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang mempunyai tujuan dalam mencari laba atau keuntungan. Di Indonesia banyak terdapat bermacam-macam jenis bentuk usaha, diantaranya :

1. Perusahaan Perseorangan. Merupakan sebuah badan usaha milik perseorangan/individu yang didirikan tanpa perlu adanya izin dari pihak manapun. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya. Ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
  • relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
  • tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
  • tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
  • seluruh keuntungan dinikmati sendiri
  • sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
  • keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
  • jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
  • sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan
2. Perusahaan / Badan Usaha Kelompok. Merupakan badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Untuk mendirikan badan usaha kelompok ini perlu adanya izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait. Dalam hal ini dibedakan menjadi 2, yaitu: 


Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Digolongkan menjadi 3 jenis yaitu:

a. Perusahaan Jawatan (Perjan). Perusahaan ini mempunyai tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bukan semata-mata mencari keuntungan. Ciri-ciri Perjan:
  • memberikan pelayanan kepada masyarakat
  • merupakan bagian dari suatu departemen pemerintah
  • dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada menteri atau dirjen departemen yang bersangkutan
  • status karyawannya adalan pegawai negerib. 

b. Perusahaan Umum (Perum). Perusahan ini seluruh modalnya diperoleh dari negara dengan tujuan untuk melayani masyarakat dan mencari keuntungan. Ciri-cirinya:
  • melayani kepentingan masyarakat umum.
  • dipimpin oleh seorang direksi/direktur.
  • mempunyai kekayaan sendiri dan bergerak di perusahaan swasta.
  • dikelola dengan modal pemerintah yang terpisah dari kekayaan negara.
  • pekerjanya adalah pegawai perusahaan swasta.
  • memupuk keuntungan untuk mengisi kas negara.
c. Perusahaan Perseroan (Persero). Perusahaan ini modalnya terdiri atas saham-saham. Sebagian sahamnya dimiliki oleh negara dan sebagian lagi dimiliki oleh pihak swasta dan luar negeri.


Badan Usaha Milik Swasta (BUMS). Dalam hal ini digolongkan menjadi 3, yaitu:

a. Firma. Merupakan suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya. Ciri-ciri Firma :
  • Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
  • Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
  • Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
  • keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
  • seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
  • pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
  • mudah memperoleh kredit usaha
b. Persekutuan Komanditer / CV (Commanditaire Vennotschaap)
Adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif. Ciri-ciri CV: 
  • sulit untuk menarik modal yang telah disetor
  • modal besar karena didirikan banyak pihak
  • mudah mendapatkan kridit pinjaman
  • ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
  • relatif mudah untuk didirikan
  • kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu

c. Perseroan Terbatas (PT). Adalah sebuah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi dan dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Untuk mendirikan PT dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya. Ciri-ciri PT:
  • kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  • modal dan ukuran perusahaan besar
  • kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
  • dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • kepemilikan mudah berpindah tangan
  • mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan
  • keuntungan dibagikan kepada pemilik modal dalam bentuk dividen
  • kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • sulit untuk membubarkan PT
  • pajak berganda pada pajak penghasilan dan pajak deviden

3. Koperasi. Koperasi adalah usaha bersama yang memiliki organisasi berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi mempunyai tujuan dalam hal kesejahteraan anggotanya. Jika dilihat berdasarkan lingkunganya, koperasi dapat dibagi menjadi:
  • Koperasi Sekolah
  • Koperasi Pegawai Republik Indonesia
  • KUD
  • Koperasi Konsumsi
  • Koperasi Simpan Pinjam
  • Koperasi Produksi

4. Yayasan. Merupakan badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk tujuan sosial dan berbadan hukum.


B. SDM (Sumber Daya Manusia)

Struktur Organisasi. Merupakan suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa.

Tipe Struktur Organisasi. Ada beberapa jenis struktur organisasi dan perusahaan harus memilih mana yang terbaik sesuai dengan kebutuhannya. 

1. Struktur Tradisional. Struktur ini berdasarkan fungsi divisi dan departemen. Dicirikan dengan memberikan garis otoritas yang jelas di seluruh level manajemen. 
2. Struktur Lini. Merupakan jenis struktur yang memiliki lini perintah yang sangat spesifik. Persetujuan dan perintah dari jenis struktur ini berasal dari atas ke lini yang bawah. Struktur ini sesuai untuk organisasi yang kecil seperti kantor akunting atau kantor hukum. Jenis struktur seperti ini memudahkan pengambilan keputusan, dan bersifat informatif. 
3. Struktur Lini dan Staff. Stuktur organisasi lini dan staff lebih terpusat. Manajer lini dan staff memiliki otoritas pada bawahannya. Pada jenis stuktur organiasai ini, proses pengambilan keputusan menjadi lebih lambat karena lapisan dan panduan yang tipikal, dan jangan melupakan formalitas didalamnya. 

4. Struktur fungsional. Jenis struktur organisasi ini mengelompokkan orang berdasarkan fungsi yang mereka lakukan dalam kehidupan profesional atau menurut fungsi yang dilakukan dalam organisasi. Bagan organisasi untuk organisasi berbasis fungsional terdiri dari Vice President, Sales department, Customer Service Department, Engineering atau departemen produksi, departemen Akunting dan Administratif .

5. Struktur Divisional. Merupakan jenis struktur yang berdasarkan divisi yang berbeda dalam organisasi. Struktur-struktur ini dibagi kedalam:
  • Struktur produk. Struktur sebuah produk berdasarkan pada pengelolaan karyawan dan kerja yang berdasarkan jenis produk yang berbeda. Jika perusahaan memproduksi tiga jenis produk yang berbeda, mereka akan memiliki tiga divisi yang berbeda untuk produk tersebut .
  • Struktur pasar. Struktur pasar digunakan untuk mengelompokkan karyawan berdasarkan pasar tertentu yang dituju oleh perusahaan. Sebuah perusahaan bisa memiliki 3 pangsa pasar yang digunakan dan berdasarkan struktur ini, maka akan membedakan divisi dalam struktur.
  • Struktur geografis. Organisasi besar memiliki kantor di tempat yang berbeda, misalnya ada zona utara, zona selatan, barat, dan timur. Struktur organisasi mengikuti struktur zona wilayah.

6.Struktur Matrix. Merupakan struktur yang menggabungkan struktur fungsi dan produk. Kedua gabungan ini merupakan gabungan terbaik untuk membuat struktur organisasi yang efisien. Ini adalah struktur organisasi yang paling kompleks. 

Proses Rekrutmen. Adapun tujuan umum rekrutmen adalah menyediakan suatu pool calon karyawan yang memenuhi syarat bagi perusahaan. Sedangkan tujuan yang lebih spesifik antara lain adalah :
  1. Agar konsisten dengan strategi, wawasan dan nilai perusahaan
  2. Untuk menentukan kebutuhan rekrutmen perusahaan dimasa sekarang dan masa mendatang berkaitan dengan perubahan besar dalam perusahaan, perencanaan SDM, pekerjaan disain dan analisa jabatan.
  3. Untuk meningkatkan pool calon karyawan yang memenuhi syarat seefisien mungkin.
  4. Untuk mendukung inisiatif perusahaan dalam mengelola tenaga kerja yang beragam.
  5. Untuk membantu meningkatkan keberhasilan seleksi dengan mengurangi calon karyawan yang sudah jelas tidak memenuhi syarat atau yang selalu tinggi kualifikasinya.
  6. Untuk membantu mengurangi kemungkinan keluarnya karyawan yang belum lama bekerja.
  7. Untuk mengkoordinasikan upaya rekrutmen dengan program seleksi dan pelatihan.
  8. Untuk mengevaluasi efektif tidaknya berbagai teknik dan lokasi rekrutmen bagi semua jenis pelamar kerja.
  9. Untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan terhadap program-program tindakan alternatif dan pertimbangan hokum dan social lainnya menurut komposisi tenaga kerja.

Minggu, 07 Oktober 2012

Jenis dan Tipe Bisnis Dalam Dunia Teknologi Informasi

Diposting oleh ZegyVioletaP di 23.46 0 komentar
Bisnis dalam dunia Teknologi Informasi saat ini sedang berkembang sangat pesat. Tidak bisa dipungkiri bahwa hasil dari bisnis dalam dunia Teknologi Informasi sangat menjanjikan dan empunyai prospek yang baik. Bisnis dalam dunia Teknologi Informatika dapat dibagi menjadi dua jenis bentuk, yaitu dalam bentuk produk dan jasa. Berikut ini akan dijelaskan lebih detailnya: 


Produk
Dalam bentuk produk, berarti si pelaku bisnis menawarkan sebuah barang kepada konsumen atau pasar. Produk yang ditawarkan umunya berupa Hardware dan Software.
  1. Hardware: merupakan bisnis dengan cara menjual hardware/perangkat keras. 
  2. Software: merupakan bisnis yang melakukan pejualan terhadap software/perangkat lunak. 

Jasa
Dalam bentuk jasa, berarti si pelaku bisnis menawarkan sebuah pelayanan/service ke pada konsumen. Jasa yang ditawarkan dapat berupa konsultan IT, e-commerce, dan software house.

E-commerce (Jual Beli Online): e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan media internet sebagai media komunikasi yang paling utama. Tipe-tipe model bisnis e-commerce antara lain: 
  • Penjualan online (secara langsung tanpa melalui perantara)
  • Sistem tender elektronik (suatu model dimana seorang pembeli meminta kadidat penjual untuk   menawarkan harga, pemenagnya adalah seorang penjual yang menawarkan harga yang paling rendah).
  • Lelang dengan harga beli “name your own price” (suatu model dimana pembeli menentukan harga yang mampu ia bayar, dan mengundang penjual yang mau menjual barang dengan harga tersebut)
  • Affiliate marketing ( suatu perjanjian dimana rekanan pemasaran ( perusahaan, organisasi, perorangan) mengacu konsumen ke situs web penjual )
  • Viral marketing (pemasaran dari “mulut ke mulut” dimana konsumen menganjurkan suatu produk atau jasa perusahaan kepada teman- temannya atau orang lain) 
  • Group purchasing (pembelian dalam skala besar yang memungkinkan sekelompok pembeli mendapatkan potongan harga)
  • Lelang online
  • Personalisasi (kustomisasi) produk atau jasa; menciptakan produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli
  • Pasar elektronik (e-market) dan exchange 
  • Integrator rantai pertambahan nilai (value chain)
  • Penyedia layanan rantai pertambahan nilai
  • Broker informasi 
  • Pertukaran barang (barter)
  • Keanggotaan
  • Fasilitator rantai pasokan (supply chain)
Konsultan IT: merupakan orang-orang yang menyarankan kepada client Teknologi Informasi apa yang harus digunakan untuk memenuhi sasaran bisnis, menyelesaikan suatu masalah dalam bisnis, memperbaiki struktur dan efisiensi dan sistem IT organisasi. Seorang konsultan IT mempunyai beberapa tugas khusus, yaitu: 
  1. Bertemu dengan client untuk menentukan keperluan bisnis
  2. Bekerja dengan client untuk menetapkan jangkauan dari suatu proyek 
  3. Merencanakan timescale dan kebutuhan sumber daya 
  4. Menjelaskan spesifikasi sistem client, memahami kebiasaan kerja mereka (client) dan sifat dasar dari bisnisnya 
  5. Bepergian ke tempat customer 
  6. Berhubungan dengan staff pada semua tingkat dari organisasi client 
  7. Menetapkan software, hardware dan kebutuhan jaringan 
  8. Menganalisa kebutuhan IT dalam perusahaan dan memberikan nasehat yang independen dan objektif dalam penggunaan IT 
  9. Mendevelop solusi yang cocok dan mengimplementasikan sistem baru 
  10. Memberikan solusi dalam laporan tertulis ataupun lisan 
  11. Membantu client pada aktivitas perubahan manajemen 
  12. Membeli sistem jika cocok 
  13. Merancang, menguji, memasang dan memonitoring sistem baru 
  14. Menyiapkan dokumentasi dan memberikan laporan proses pada customer 
  15. Mengatur pelatihan untuk user dan konsultan lain 
  16. Mengenali potential client dan membangun dan memelihara hubungan 
Software House: adalah seseorang atau sekelompok orang atau sebuah perusahaan kecil yang bergerak di bidang jasa pembuatan atau perbaikan perangkat lunak (software). Software house biasanya menerima pembuatan atau perbaikan software, database, website, program accounting lengkap, termasuk inventory management, purchasing/ selling products and services, account based dan support online system. 

Teknologi Informasi Dalam Dunia Bisnis

Diposting oleh ZegyVioletaP di 08.51 1 komentar

Bisnis merupakan seluruh kegiatan yang diorganisasikan oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industri yang menyediakan barang dan jasa untuk mempertahankan dan memperbaiki standar serta kualitas hidup mereka. Ruang lingkup bisnis saat ini semakin meluas, hingga merambah ke dunia Teknologi Informasi. Persaingan dalam dunia bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan-perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya. Untuk itu, dengan adanya pemanfaatan Teknologi Informasi dalam dunia bisnis, secara tidak langsung memberikan solusi yang dapat membantu urusan bisnis secara ringkas dan tidak perlu lagi memakan biaya yang besar. Berikut ini beberapa penerapan Teknologi Informasi dalam dunia bisnis dapat dikategorikan sebagai berikut : 
  1. Aplikasi Teknologi Informasi yang menjadi landasan dari berbagai aplikasi lain yang ada di dalam perusahaan antara lain sistem operasi, basis data, network manajemen.
  2. Aplikasi yang sifatnya mendasar, yaitu aplikasi Teknologi Informasi yang dipergunakan untuk berbagai urusan utilisasi sumber daya perusahaan antara lain sistem penggajian, sistem akuntansi & keuangan dan lain-lain.
  3. Aplikasi Teknologi Informasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan terutama yang berkaitan dengan proses penciptaan produk atau jasa yang ditawarkan. Pemanfaatan Teknologi Informasi yang dilakukan dalam menunjang kegiatan operasional perusahaan meliputi bidang-bidang sistem informasi akuntansi dan keuangan, sistem informasi properti, sistem informasi forwarding, sistem informasi pergudangan, dan masih banyak yang lainnya.
Perkembangan Teknologi Informasi yang semakin canggih dewasa ini merupakan bagian terpenting dari semua lapangan bisnis pada zaman sekarang ini. Tidak ada satupun dunia bisnis yang tidak terpengaruh terhadap perkembangan Teknologi Informasi. Karena jika pelaku bisnis sudah tertinggal dengan laju perkembangan Teknologi Informasi, maka bisa saja  dunia bisnisnya tertinggal jauh dengan pelaku bisnis yang lain.


Sumber : http://keniyawulandari.wordpress.com/2011/06/01/pemanfaatan-teknologi-informasi-dalam-dunia-bisnis/

Senin, 09 April 2012

Storyboard Game Adventure of Car

Diposting oleh ZegyVioletaP di 11.31 0 komentar
Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang apa itu storyboard. Storyboard adalah sekumpulan sketsa yang menunjukkan bagaimana rangkaian atau jalan cerita dari game yang ada. Storyboard akan menjelaskan bagaimana game tersebut akan berjalan dari awal game sampai selesainya. 

Pada kesempatan kali ini, saya akan menampilkan sebuah storyboard dari game yang berjudul "Adventure of Car" yaitu sebuah game tentang petualangan sebuah mobil dalam mengumpulkan bintang yang pastinya tidak mudah dilalui karena akan banyak tantangan di dalamnya. Berikut adalah storyboard-nya : 

Sabtu, 10 Maret 2012

Animasi dengan Teknik Image

Diposting oleh ZegyVioletaP di 07.03 0 komentar
Masih berkaitan dengan game nih, game zaman sekarang ini bukan hanya sekedar game yang dimainkan secara manual tapi lebih dari itu. Seiring dengan perkembangannya, game jaman sekarang sudah menggunakan teknologi yang canggih dan sangat erat kaitannya dengan animasi. Game dan animasi adalah dua hal yang sulit dipisahkan, karena sebuah game tanpa menggunakan animasi akan terlihat hambar dan kurang menarik. Animasi itu sendiri adalah “illusion of motion” yang dibuat dari image statis yang ditampilkan secara berurutan. Animasi berupa rangkaian gambar diam dengan jumlah yang banyak dan bila kita proyeksikan akan terlihat seolah-olah gambar itu hidup dan nyata. Dapat diketahui, animasi sendiri dapat dibuat dengan tiga teknik berbeda, yaitu Image, Xoring serta Make. Sedangkan dalam pergerakannya, animasi dibedakan atas dua tipe, yaitu object sprite dan object frame. Dan juga dibedakan lagi kedalam metode animasi yang digunakan antara lain animasi frame, bibliting dan realtime. Tapi kembali lagi, kalau dari kesemuanya itu, antara animasi satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan dan akan saling berkaitan. Jenis-jenis animasi yang digunakan dalam sebuah game berdasarkan teknik pembuatannya adalah sebagai berikut : 
  1. Animasi dengan teknik image
  2. Animasi dengan teknik xorting
  3. Animasi dengan teknik make
  4. Animasi dengan tipe objek sprite
  5. Animasi dengan tipe objek frame
  6. Metode animasi frame
  7. Metode animasi bibliting
  8. Metode animasi real-time
Dari delapan jenis animasi di atas, yang akan dibahas lebih lagi untuk saat ini adalah Animasi dengan teknik image. Apa sih Animasi dengan teknik image itu ?? Mungkin sebagian dari kalian akan bertanya demikian. Jadi, animasi ini bekerja dengan menyimpan image sebagai sebuah sprite dalam memori yang nantinya akan ditampilkan pada background yang ada. Dalam teknik ini, animasi yang disimpan harus berlatar belakang sesuai backgroundnya. Dan biasanya teknik ini sulit dalam melakukan pembuatan gambarnya, dikarenakan harus banyak melakukan penyamaan dan posisi. Tapi, teknik ini mudah dalam hal memainkan animasinya.


sumber : 
 

Extraodinary Bloggy Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review